Kolam Mina Warta: Usaha Wartawan Raih Kesejahteraan

  • Bagikan
Tebar bibit ikan di kolam Mina Warta (Foto: Nadi/Mandiripangan.com)

SLEMAN – Wartawan Indonesia, termasuk di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), kini dihadapkan pada persoalan yang sulit. Tuntutan pekerjaannya tinggi, tetapi pendapatannya rendah. Sehingga tingkat kesejahteraan insan pers rendah. Untuk memecahkan persoalan kesejahteraan, sejumlah wartawan melaksanakan budidaya ikan.

Para wartawan yang tergabung dalam organisasi profesi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) DIY menyewa 20 kolam di Dusun Ngentak, Desa Margoluwih, Kecamatan Seyegan, Kabupaten Sleman. Puluhan kolam ini dikelola oleh kelompok wartawan Mina Warta. Sedangkan Mina Warta menjadi salah satu Unit Usaha Koperasi Pena Kencana PWI DIY.

“Kami menyewa kolam selama lima tahun. Sekarang sudah berjalan sekitar satu tahun. Jujur saja, hasilnya belum seperti yang kami harapkan. Kami masih mencari cara bagaimana budidaya ikan yang baik, tidak rugi,” ujar Nadi Mulyadi, Ketua Kelompok Mina Warta kepada wartawan Mandiripangan.com, Rabu (2/9/2020).

Selama hampir satu tahun, kelompok wartawan Mina Warta hanya terfokus pada pembesaran ikan jenis nila, lele, bawal, patin, dan gurame. Wartawan beli bibit kemudian dibesarkan dengan pakan pelet yang harganya cukup mahal. Umumnya untuk ikan nila, lele, dan bawal bisa dipanen setiap tiga sampai empat bulan. Namun hasil penjualannya selalu lebih kecil dibandingkan dengan biaya pakan dan perawatannya.

Pengelola baru bisa mendapat keuntungan sedikit jika dibeli oleh pemancing. Sayangnya untuk mencari rombongan pemancing tidak gampang. Apalagi saat pandemi COVID-19. “Kami berharap kepada instansi, organisasi, lembaga, dan lainnya yang mau menjalin hubungan dengan wartawan bisa melalui acara mancing bareng wartawan di kolam Mina Warta,” pinta Kung Nadi, panggilan akrab Nadi Mulyadi.

Beberapa instansi dan tokoh yang pernah mengadakan mancing bareng bersama wartawan di Mina Warta antara lain Universitas Gadjah Mada (UGM), DPD Partai Golkar DIY, dan Bupati Sleman Sri Purnomo. Dari 20 kolam yang dikelola Mina Warta ada satu kolam besar yang dikhususkan untuk tempat pemancingan. Ikannya, baik itu nila, lele, bawal, patin, maupun gurame diambilkan dari kolam-kolam wartawan.

Baca Juga:  Warga Kota Yogya Antusias Bertani

Selain mancing bareng atau borongan, Mina Warta juga melayani para pemancing perorangan dengan sistem kiloan. Harga ikan nila Rp30.000/kilogram, lele Rp22.000/kg, dan bawal Rp25.000/kg. Pemancingan dibuka setiap hari. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *