Bonsai Belimbing Merah Hasilnya Melimpah

  • Bagikan
Hasil melimpah dari bonsai belimbing merah (Foto: Wiradesa)

SLEMAN – Pembudidaya belimbing Bangkok merah di Dusun Beteng, Desa Margoagung, Kecamatan Seyegan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, berhasil menemukan cara agar hasil pohon belimbingnya bagus, baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Caranya, pohon itu dibonsai atau dipotong setinggi tubuh petani atau pemilik pohon belimbing.

“Saya sekarang sangat puas dengan hasil dari pohon-pohon yang dibonsai seperti ini,” kata Septri Sugiharta sambil menunjuk pohon-pohon belimbing yang ada di sekitar rumahnya, Jumat 9 April 2021. Ada 125 pohon belimbing Bangkok merah yang ditanam di pekarangannya.

Belimbing Bangkok merah dibonsai atau setinggi tubuh petani (Foto: Wiradesa)

Cara membonsai ini didapatkan setelah Septri menanam belimbing Bangkok merah selama delapan tahun. Awalnya di tahun 2013, alumni Bahasa Jerman Universitas Negeri Yogyakarta ini, membiarkan pohon belimbingnya tumbuh secara alamiah. Sehingga tumbuh menjulang tinggi.

Namun dengan ketekunan dan kedisiplinannya merawat pohon belimbing, akhirnya suami Mulda Eka Pustika Rani ini dengan mantap memutuskan untuk memotong pohon setinggi tubuhnya. Semua pohon belimbing di pekarangan rumah dipotong dibuat bonsai. Ternyata setelah dibonsai hasil buahnya sangat memuaskan.

Septri menjelaskan jika dulu satu pohon belimbing Bangkok merah menghasilkan sekitar 10 kilogram, setelah dibonsai hasilnya menjadi 3, 4, sampai 5 kali lipat. Selain itu rasanya juga tambah manis, seger, dan tidak cepat membusuk. “Jika dulu menghasilkan 10 kilogram, sekarang bisa 50 kilogram,” ungkap Septri.

Belimbing Bangkok merah setelah dibonsai rasanya tambah manis dan seger (Foto: Wiradesa)

Harga belimbing Bangkok merah saat ini Rp 29 ribu. Kalau satu pohon bisa memanen 50 kilogram, maka dalam waktu sekitar tiga bulan, sudah menghasilkan Rp 1.450.000. Jika punya 100 pohon saja, maka dalam waktu tiga bulan dapat meraup pendapatan Rp 145.000.000. Jadi setiap bulan menghasilkan Rp 48.000.000.

“Potensi ekonominya luar biasa. Maka saya sudah sepakat dengan istri untuk terus menekuni budidaya belimbing Bangkok merah,” tegas Septri. Dengan ketekunan, kedisiplinan, dan totalitasnya, anak muda ini memiliki masa depan yang cerah menjadi petani belimbing. (Ono)

Baca Juga:  Mengenal Proses Pemanfaatan Umbi Porang Menjadi Produk Bernilai Tinggi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *