Ada Sinta dan Mantili di Kandang KTT Bintang Farm Tambakagung

  • Bagikan
Anggota kelompok tani ternak (KTT) Bintang Farm memelihara 8 ekor induk kambing betina (Foto: Wiradesa)

KEBUMEN – Kelompok Tani Ternak (KTT) Bintang Farm Desa Tambakagung belum lama didirikan. Beranggotakan 10 orang, di kandang kelompok kini terdapat 8 induk kambing betina.

“Besar harapan agar warga termotivasi untuk beternak sebagai salah satu kegiatan ekonomi produktif,” kata Paiman salah satu anggota kelompok dari Dukuh Karanggede, Desa Tambakagung, Kecamatan Klirong, Kebumen.

Menurut Paiman, terkait modal untuk membeli kambing berasal dari pinjaman bank. Setiap bulan, KTT Bintang Farm membayar angsuran.

Berjalan sekitar 4 bulan, kambing ternak KTT Bintang Farm sudah ada 2 induk kambing yang beranak. “Saat ini jumlah anakan kambingnya ada 3 ekor. Sekitar September kambing berikutnya juga akan melahirkan. Jadi anak kambing akan bertambah lagi,” ujarnya.

Di kandang berukuran 4×4 meter, dibagi untuk 8 ekor kambing. Menurut Paiman, ada yang menarik pada kambing ternak mereka. Yakni setiap kambing diberi nama seperti Sinta, Mantili. Anggota kelompok pun dituntut selalu kompak dalam merawat kambing. Tak hanya dalam urusan pakan. Dalam memasukkan ke kandang pun diusahakan tak keliru. Pemberian pakan dilakukan sehari sekali. Setiap sore hari sekitar pukul 17.00, ada yang piket untuk memberi makan.

“Nah, pemrosesan pakan menggunakan teknik silase yaitu dengan campuran daun-daun hijau, ampas singkong dan brem untuk pakan,” terangnya. Untuk merawat kambing, tak perlu harus ngarit setiap hari, pasalnya di kandang sudah disediakan drum besar untuk menimbun pakan kambing seperti dedaunan dan ampas singkong agar awet tidak gampang busuk.

KTT lanjut Paiman, memang hadir untuk memberi contoh kepada masyarakat. Apalagi yang terkait dengan peternakan. Sasaran ke depan bisa mengajak pemuda-pemudi karang taruna untuk belajar beternak kambing bersama-sama. “Kelak, merekalah yang akan meneruskan semua ini. Semoga lahan peternakannya semakin bertambah luas dan jumlah ternak kambingnya meningkat,” pungkasnya. (Nur Anggraeni)

Baca Juga:  Kismadi Dulu Jualan Kelapa Sekarang Pelihara Bebek
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *