Pesta Patok Pelantikan Pengurus Perkkanas Kebumen, Satu Pejantan PE Ditawar Rp 15 Juta tak Dilepas

  • Bagikan
Pengurus Perkumpulan Peternak Kambing Kaligesing Nasional (Foto: Wiradesa)

KEBUMEN – Pengurus Perkumpulan Peternak Kambing Kaligesing Nasional (Perkkanas) Kebumen resmi dilantik, pada Rabu, 7 April 2021. Pelantikan yang dihadiri Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Distapang) Kabupaten Kebumen, Ir H Tri Haryono, dilaksanakan di kandang binaan milik salah satu anggota Perkkanas di Sidoharjo, Sruweng, Kebumen.

“Semoga setelah diadakan pelantikan ini, peternak dapat meningkatkan kesejahteraan masing-masing. Tak hanya itu saja, dengan adanya wadah ini akan lebih mengekspos kambing PE Kaligesing khususnya di Kebumen,” kata Tri Haryono.

Slamet Riyanto, ketua panitia sekaligus Ketua Perkkanas Kebumen periode 2021-2024 menuturkan, salah satu tujuan pelantikan agar pengurus dapat lebih intensif dalam membina peternak yang telah bergabung dengan komunitas ini. “Besar harapan kami ke depan agar makin banyak peternak kambing PE yang menjadi anggota. Bukan hanya itu saja, di sini di acara ini juga terbuka untuk sharing bersama,” ujar Slamet sambil meneruskan usai pelantikan acara akan dilanjut dengan pesta patok ternak. Ditambahkan, beberapa ternak hari itu diberi vitamin oleh petugas dari Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Karanganyar.

Kambing-kambing PE (Foto: Wiradesa)

Dokter hewan yang bertugas memberi vitamin hewan ternak, drh Sri Ningsih menjelaskan, pemberian vitamin tersebut sangat penting. Dengan pemberian vitamin maka kondisi kesehatan hewan ternak akan terjaga. “Tak lupa juga untuk diberi obat cacing setiap tiga bulan sekali. Biasanya pemberian obat itu telah dijadwalkan oleh dinas atau langsung dari kami di Puskeswan,” kata Sri Ningsih.

Sementara itu, para anggota menanggapi positif atas diselenggarakannya acara pelantikan diikuti pesta patok. Yang menarik di sela-sela agenda pesta patok berlangsung, terjadi penawaran transaksi jual beli kambing PE. Namun transaksi belum terlaksana lantaran harga belum disepakati antara penjual dan calon pembeli. Ada pula satu kambing PE pejantan yang ikut pesta patok ditawar Rp 15 juta namun belum dilepas pemiliknya. (Nur Anggraeni)

Baca Juga:  Eko Wahyudi, Pelihara Ayam Kampung Sebagai Hiburan dan Pengisi Waktu Luang
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *