Pengelolaan Sampah Jalan, Budidaya Tanaman Dikembangkan

  • Bagikan
Pitra Suwita di kebun cabai ungu milik TPS3R Bank Samiun (Foto: Wiradesa)

KEBUMEN – Tempat Pengelolaan Sampah Reuse Reduce Recycle (TPS3R) Bank Samiun terus bergerak dan berinovasi. “Kali ini teman-teman mulai belajar menanam cabai hias,” kata Pitra Suwita, Direktur TPS3R Bank Samiun Kamis, 1 April 2021. Dia berharap inovasi tersebut ke depan bisa menjadi sarana edukasi.

Lewat sosialisasi yang gencar, masyarakat akan makin memahami pengelolaan sampah yang benar. Selain itu, juga belajar tentang cara pembuatan kompos dan budidaya aneka tanaman. Salah satunya yakni tanaman cabai hias. Jenis cabai hias yang ditanam antara lain cabai ungu, cabai penthil, dan jenis cabai lainnya.

Sejak awal 2021 cabai hias mulai dibudidayakan. Sementara ini, sedang mulai ditanam cabai ungu. Teknik penanaman cabai ungu terbilang tidak rumit. Penanaman bisa menggunakan teknik semai.

Saat Wiradesa.co berkunjung di TPS3R Bank Samiun, terlihat beberapa tanaman cabai ungu sudah mulai tertata rapi. Pitra Suwita menjelaskan tentang cara budidaya tanaman cabainya.

Bermula dari produksi kompos sendiri, setelah itu ingin memanfaatkan kompos buat media tanaman. Akhirnya, teman-teman Bank Samiun mulai membudidayakan cabai. Teman-teman Bank Samiun ternyata sangat merespons sebab sebagian besar memiliki hobi menanam. “Sebenarnya pedasnya tidak terlalu. Tetapi tetap saja pedas seperti cabai rawit,” jelasnya.

Cabai Ungu Ditanam dengan Teknik Semai

Dijelaskan, awalnya bibit tanaman cabai hias beli tak banyak, hanya beli satu tanaman. Setelah itu, biji disemai perlahan-lahan sampai menjadi banyak. Cara merawatnya, cukup siram setiap pagi dan sore. Apabila sudah berusia tiga bulan baru bisa dipanen. Hasil sekali panen sekitar satu ons karena jumlah tanaman belum terlalu banyak. Sementara ini hasilnya masih dikonsumsi sendiri.

Ketika panen pertama sukses, maka panen selanjutnya tidak perlu dihitung berapa lama. Hal itu disebabkan akan selalu panen tanpa perlu dihitung musim atau bulanan. TPS3R Bank Samiun berupaya agar selalu inovatif. Budidaya tanaman dikembangkan, pengelolaan sampah juga berjalan. “Kami juga sambil berjualan bibit tanaman. Biasanya kami jualan di Car Free Day setiap Minggu di Alun-alun kota,” ucapnya. Adapun jenis jualannya seperti tanaman hias adelium.

Baca Juga:  Penggerak Desa Belajar Jurnalisme Pangan

Perlahan tapi pasti, Bank Samiun mulai melangkah memanfaatkan lahan kosong di sekitar gudang rongsok tak jauh dari kawasan Stadion Candradimuka Kebumen. Rencana ke depan Bank Samiun akan membuat taman edukasi yang ditujukan bagi pelajar. Tak lupa, masyarakat juga diharapkan dapat makin erat bekerja sama guna membentuk lingkungan yang terjaga. (Nur Anggraeni)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *